• Tentang Kami
  • Layanan Iklan
  • Hubungi Kami
Rabu, 12 Agustus 2026
Intiporia
Kirim Artikel
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    The Odyssey | Official Trailer - Tangkapan Layar/UIP Movies Indonesia

    Pandangan Dualisme dan Feminisme pada Karakter Circe di Film The Odyssey (2026)

    Politeknik Jatiluhur

    Politeknik Jatiluhur Sosialisasikan Literasi Digital bagi Keluarga PKH

    Kuliner Paripurna di Rumah Makan Terapung Biru - Dok Intiporia

    Rumah Makan Terapung Biru Jatiluhur: Ujian Kesabaran Berhadiah Gurame Bakar Paling ‘Skena’

    Festival Mendongeng Suara Nusantara Hadir di Jawa Barat

    Masih Dibuka! Festival Mendongeng Suara Nusantara Hadir di Jawa Barat, Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Legenda Rakyat

    Pemberdayaan Masyarakat Kampung Cijoged Dalam Menghasilkan Kerajinan Tangan Berbahan Baku Lokal Dari Serat Daun Nanas

    Pemberdayaan Masyarakat Kampung Cijoged Dalam Menghasilkan Kerajinan Tangan Berbahan Baku Lokal Dari Serat Daun Nanas

    Putusan MK, Makan Bergizi

    Simak! Ini Poin-Poin Putusan MK: Anggaran Makan Bergizi Wajib Dipisah dari Dana Pendidikan

    Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Instagram/@gianniinfantino_)

    Pertimbangkan Keadilan Global, Presiden FIFA Buka Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara

    Festival UMKM dan Gebyar Harkopnas ke-79 di Purwakarta

    Ribuan Warga Semarakkan Festival UMKM dan Gebyar Harkopnas ke-79 di Purwakarta

    penyerahan penghargaan "Tokoh Koperasi" kepada Sirti Asyah Zenobia

    51 Tahun Mengabdi di Koperasi, Ibu Sirti Harapkan Anak Muda Purwakarta Teruskan Tongkat Estafet

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
No Result
View All Result
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    The Odyssey | Official Trailer - Tangkapan Layar/UIP Movies Indonesia

    Pandangan Dualisme dan Feminisme pada Karakter Circe di Film The Odyssey (2026)

    Politeknik Jatiluhur

    Politeknik Jatiluhur Sosialisasikan Literasi Digital bagi Keluarga PKH

    Kuliner Paripurna di Rumah Makan Terapung Biru - Dok Intiporia

    Rumah Makan Terapung Biru Jatiluhur: Ujian Kesabaran Berhadiah Gurame Bakar Paling ‘Skena’

    Festival Mendongeng Suara Nusantara Hadir di Jawa Barat

    Masih Dibuka! Festival Mendongeng Suara Nusantara Hadir di Jawa Barat, Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Legenda Rakyat

    Pemberdayaan Masyarakat Kampung Cijoged Dalam Menghasilkan Kerajinan Tangan Berbahan Baku Lokal Dari Serat Daun Nanas

    Pemberdayaan Masyarakat Kampung Cijoged Dalam Menghasilkan Kerajinan Tangan Berbahan Baku Lokal Dari Serat Daun Nanas

    Putusan MK, Makan Bergizi

    Simak! Ini Poin-Poin Putusan MK: Anggaran Makan Bergizi Wajib Dipisah dari Dana Pendidikan

    Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Instagram/@gianniinfantino_)

    Pertimbangkan Keadilan Global, Presiden FIFA Buka Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara

    Festival UMKM dan Gebyar Harkopnas ke-79 di Purwakarta

    Ribuan Warga Semarakkan Festival UMKM dan Gebyar Harkopnas ke-79 di Purwakarta

    penyerahan penghargaan "Tokoh Koperasi" kepada Sirti Asyah Zenobia

    51 Tahun Mengabdi di Koperasi, Ibu Sirti Harapkan Anak Muda Purwakarta Teruskan Tongkat Estafet

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Home Belajar

Dinar dan Dirham: Mata Uang Abadi dalam Sejarah Islam

Deni Hamzah by Deni Hamzah
5 Desember 2025
in Belajar, Muslim
Dinar

Uang Dinar - Foto: Canva

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Linkedin

Uang dinar dan dirham bukan sekadar artefak sejarah, melainkan representasi dari sistem ekonomi yang berakar kuat dalam tradisi Islam. Sebagai mata uang berbahan dasar emas (dinar) dan perak (dirham), keduanya telah melayani umat manusia selama lebih dari 14 abad, menjadi pilar penting dalam peradaban Islam dari masa keemasan hingga era modern.Asal-Usul dan Sejarah Awal

Konsep mata uang logam mulia ini telah ada jauh sebelum Islam. Dirham sendiri berasal dari kata Yunani, drachma, sementara Dinar diambil dari kata Latin, denarius. Kedua koin ini sudah beredar di wilayah Timur Tengah, termasuk Jazirah Arab, sebelum datangnya Nabi Muhammad ï·º.

BACA JUGA

Perpustakaan Gasibu Bakal Disulap Jadi Digital, Pemprov Jabar Siagakan Layanan Keliling

Resmi Masuk KBLI 2025, Konten Kreator Wajib Punya NIB: Simak Aturan dan Cara Membuatnya

Pada masa awal Islam, kaum Muslimin menggunakan dinar emas Kekaisaran Bizantium dan dirham perak Kekaisaran Persia Sasaniyah. Penggunaan koin-koin asing ini terus berlanjut hingga masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan (685–705 M) dari Dinasti Umayyah.

Tonggak Sejarah: Khalifah Abdul Malik bin Marwan secara resmi memperkenalkan pencetakan mata uang Islam yang terpisah, dengan kaligrafi Arab dan tanpa gambar atau ikonografi asing. Koin-koin ini dicetak dengan standar berat dan kemurnian yang ketat, menjadi mata uang resmi pertama yang sepenuhnya Islam. Standar ini kemudian menjadi cetak biru untuk dinar dan dirham yang beredar di seluruh dunia Islam selama berabad-abad.

Standar Berat dan Nilai Intrinsic

Keunggulan utama dinar dan dirham terletak pada sifatnya sebagai fiat uang yang berbasis komoditas (commodity-based money), bukan fiat uang berbasis kepercayaan (fiat money). Artinya, nilainya inheren pada kandungan logam mulianya.

  • Dinar Emas: Idealnya, dinar memiliki berat $4.25$ gram emas murni (22 karat atau lebih).
  • Dirham Perak: Dirham memiliki berat standar $2.975$ gram perak murni.

Secara tradisional, rasio nilai tukar historis antara keduanya bervariasi, namun umumnya ditetapkan bahwa 1 dinar setara dengan 10 atau 12 dirham. Yang paling penting adalah bahwa nilai daya beli mereka cenderung stabil terhadap komoditas dasar dalam jangka waktu yang sangat panjang, tidak seperti mata uang kertas modern yang rentan terhadap inflasi dan devaluasi.

Peran dalam Syariat Islam dan Ekonomi

Dinar dan dirham memiliki peran yang tak terpisahkan dari praktik syariat Islam, terutama dalam aspek ekonomi dan sosial:

  1. Zakat: Kewajiban zakat, rukun Islam ketiga, sering kali dihitung berdasarkan nilai emas dan perak yang dimiliki (nisab). Zakat mal (harta) dihitung berdasarkan nisab emas atau perak, dan pembayaran zakat secara historis dilakukan dengan koin ini.
  2. Mahar: Dalam pernikahan, mahar (mas kawin) secara sunnah diukur dan diberikan dalam bentuk dinar atau dirham.
  3. Diyat: Pembayaran diyat (denda atau kompensasi) bagi korban kejahatan juga sering kali ditetapkan dalam jumlah dinar dan dirham tertentu.
  4. Kontrak dan Perdagangan: Karena nilainya yang stabil dan diakui secara universal, keduanya menjadi alat tukar yang sangat efektif dan tepercaya dalam kontrak, perdagangan internasional, serta investasi.

 Kebangkitan Kembali di Era Modern

Meskipun mata uang kertas (fiat money) mendominasi sistem keuangan global saat ini, minat terhadap dinar dan dirham telah mengalami kebangkitan kembali di beberapa kalangan, khususnya komunitas Muslim yang berpegang teguh pada prinsip ekonomi Islam.

Para pendukungnya berpendapat bahwa kembalinya penggunaan dinar dan dirham dapat:

  • Melindungi kekayaan dari inflasi mata uang kertas.
  • Menciptakan sistem perdagangan yang lebih adil dan transparan.
  • Mencegah spekulasi dan riba yang melekat pada sistem keuangan berbasis utang.

Saat ini, koin dinar dan dirham baru dicetak dan digunakan di beberapa komunitas sebagai alat investasi, penyimpan nilai, dan terkadang sebagai alat tukar dalam pasar atau komunitas tertentu yang terpisah dari sistem perbankan utama. Beberapa negara, meski tidak menggunakannya sebagai mata uang nasional, mengakui nilai emas dan perak sebagai basis penting dalam simpanan kekayaan.

Dinar dan dirham adalah lebih dari sekadar uang; mereka adalah simbol kedaulatan ekonomi, kejujuran dalam transaksi, dan kepatuhan pada nilai-nilai syariat. Mereka mencerminkan masa ketika mata uang memiliki nilai inheren yang diakui secara global dan melintasi batas-batas kerajaan.

Dalam konteks sejarah, dinar dan dirham adalah jembatan yang menghubungkan kita dengan masa keemasan peradaban Islam. Dalam konteks modern, mereka menjadi inspirasi bagi reformasi keuangan yang mencari stabilitas, keadilan, dan sistem moneter yang bebas dari kerentanan mata uang berbasis utang. Koin emas dan perak ini akan terus memegang tempat yang mulia dalam narasi sejarah dan aspirasi ekonomi umat Islam di seluruh dunia

Tags: DinarDirhamIslamMata Uang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.

Related Posts

Perpustakaan Gasibu - Tangkapan Layar/TikTok
Sekilas

Perpustakaan Gasibu Bakal Disulap Jadi Digital, Pemprov Jabar Siagakan Layanan Keliling

15 Juli 2026
Content Creator wisataporia Rana - Dok. Intiporia
Belajar

Resmi Masuk KBLI 2025, Konten Kreator Wajib Punya NIB: Simak Aturan dan Cara Membuatnya

19 Juni 2026
Ilustrasi - Gambar/MUI
Muslim

Keadilan dan Kemaslahatan: Membedah Macam-Macam Sanksi dalam Hukum Islam

7 Mei 2026
Karl Marx lahir pada bulan Mei (commons.m.wikimedia.org/John Jabez Edwin Mayall)
Belajar

Nggak Cuma Hari Buruh, 7 Tokoh ‘Suhu’ Pengubah Sejarah Dunia Ini Ternyata Lahir di Bulan Mei!

5 Mei 2026
Ilustrasi foto kereta cepat china
Belajar

Ini Cara China Membelah Batas Kecepatan Lewat Stabilitas Sinyal Kereta 1.000 Kilometer Per Jam

29 April 2026
Giant Sea Wall (Foto: MNC Media)
Belajar

Mengenal Giant Sea Wall: Proyek “Benteng Samudra” Penyelamat Pesisir

20 April 2026
Next Post
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak

Persib Siap Tantang Pemuncak Klasemen: Hodak dan Klok Tegaskan Tak Mau Kendur di GBLA

  • Pertarungan di Naruto Shippuden

    15 Episode Naruto Paling Sedih yang Membekas di Generasi 2000-an

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • 12 Persahabatan Terbaik yang Mengharukan di Naruto

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tsunade: Medis, Trauma, dan Beban Kekuasaan di Tengah Puing Perang

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Pandangan Dualisme dan Feminisme pada Karakter Circe di Film The Odyssey (2026)

    654 shares
    Share 262 Tweet 164
  • 7 Gunung di Purwakarta yang Bikin Penasaran: Dari yang Bersejarah Sampai yang Punya Pemandangan Menakjubkan

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Creative Intiporia
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Creative Intiporia
  • Hubungi Kami

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan