Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tengah mempersiapkan transformasi besar bagi Perpustakaan Gasibu. Seiring dengan rencana penataan kawasan halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, layanan baca fisik tersebut akan beralih wujud menjadi perpustakaan digital.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa perubahan wujud ini tidak akan mengurangi komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan literasi bagi masyarakat luas.
Untuk menjembatani masa transisi, Pemprov Jabar juga akan menyiagakan perpustakaan keliling (mobile) di sekitar area Gasibu.
“Insya Allah, Lapangan Gasibu terintegrasi dengan halaman Gedung Sate dan masyarakat tetap mendapatkan layanan literasi,” ungkap Herman dalam keterangannya, dikutip 15 Juli 2026 dari laporan Humas Jabar.
Langkah digitalisasi ini dinilai sebagai solusi adaptif agar masyarakat tetap bisa mengakses ilmu pengetahuan di mana saja, tanpa harus terkendala oleh proyek penataan fisik di lapangan.
Lebih lanjut, Herman menegaskan bahwa penguatan ekosistem literasi harus berjalan beriringan dengan penyediaan ruang publik yang berkualitas.
“Semangat literasi akan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat,” pungkasnya memastikan visi pendidikan provinsi tetap menjadi prioritas utama.
















