BANDUNG – DPRD Provinsi Jawa Barat menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Tahun 2026. Guna memastikan ajang olahraga terbesar di Jabar ini berjalan tanpa kendala finansial, legislatif mengisyaratkan kesiapan untuk menambah alokasi dana melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Hasbullah Rahmad, menjelaskan bahwa anggaran penyelenggaraan seluruh cabang olahraga sebenarnya telah dialokasikan pada APBD murni Provinsi Jabar. Namun, evaluasi akan tetap dilakukan.
“Apabila memang masih dirasakan kurang, tentu akan kami bahas kembali bersama TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) pada perubahan anggaran,” ujar Hasbullah di Bandung, mengutip Antara.
Lebih lanjut, Hasbullah merinci skema pembagian beban anggaran. APBD Provinsi akan difokuskan pada pembiayaan teknis pertandingan, seperti honorarium dewan juri, wasit, dan panitia pelaksana. Sementara itu, kebutuhan logistik serta transportasi lokal akan menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah.
Terkait hal ini, DPRD secara khusus mengingatkan daerah-daerah pendamping yang menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga tertentu agar tidak lengah.
“Kita juga perlu memastikan daerah pendamping benar-benar siap. Jangan sampai menjadi lokasi pertandingan tetapi belum menyiapkan dukungan anggaran. Ini harus dikonsolidasikan bersama,” tegasnya.
PORPROV XV Jabar rencananya akan berlangsung selama 13 hari, mulai 7 hingga 20 November 2026. Ajang ini menunjuk tiga tuan rumah utama, yakni Kota Bekasi (lokasi pembukaan), Kota Bogor (lokasi penutupan), dan Kota Depok.
















