Purwakarta – Bertepatan dengan Hari Kartini, Selasa, 21 April 2026, Kecamatan Wanayasa terpilih menjadi titik awal rangkaian Movie Day ACFFEST 2026 di Jawa Barat. Kolaborasi antara Komunitas Pena dan Lensa (KOPEL) Purwakarta dengan KPK RI ini membawa misi menyebarkan nilai integritas melalui medium film pendek kepada generasi muda.
Meski rintik hujan memaksa lokasi berpindah dari Alun-Alun ke Aula Kewedanaan Situ Wanayasa, agenda ini tetap berjalan dengan fokus pada penguatan kreativitas lokal.
Koordinator Program ACFFEST, Wina Cahtianing R, dalam arahannya menekankan bahwa ruang ini diciptakan agar para kreator di Purwakarta dapat mengambil peran aktif dalam dunia kreatif yang membawa pesan sosial.
“Manfaatkan peluang ini untuk teman-teman berkreativitas,” ujar Wina dalam keterangan yang diterima Intiporia.
Pentingnya keterlibatan anak muda dalam isu korupsi juga digarisbawahi oleh Program Director ACFFEST, Mas Adhi Setyo. Menurutnya, film adalah medium yang efektif untuk menyentuh kesadaran generasi saat ini mengenai pentingnya bersikap jujur.
“Kami mengajak teman-teman sekalian untuk ikut serta dalam memberikan edukasi bahwa generasi sekarang perlu berbicara tentang integritas dan anti-korupsi melalui kreativitas film,” jelas Mas Adhi.
Selain pemutaran film seperti Hoyong Kamera dan Panca Waluya, acara ini menjadi ruang temu bagi praktisi film lokal. Sutradara asal Purwakarta, Hendrian Permana, turut hadir memandu diskusi mendalam mengenai proses kreatif di balik produksi film bertema sosial.
Acara ini juga menampilkan identitas lokal melalui pertunjukan teatrikal KOPEL, tarian dari Sanggar Lestari, hingga performa grup hip-hop Wanayasa, Wantown. Kehadiran berbagai elemen seni ini diapresiasi oleh Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, yang memandang film sebagai media refleksi publik untuk berani menolak korupsi.
Setelah menyelesaikan titik pertama di Wanayasa, Movie Day ACFFEST 2026 dijadwalkan akan bergeser ke Kota Bandung pada Jumat (24/4), sebelum kembali ke Purwakarta Kota pada 26 April mendatang sebagai puncak acara di wilayah tersebut.
















