• Tentang Kami
  • Layanan Iklan
  • Hubungi Kami
Rabu, 09 September 2026
Intiporia
Kirim Artikel
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Doc. Biro Hukum dan Humas BGN

    Rp229 triliun Anggaran MBG, 43.838 Anak Keracunan dan Tutupnya 1.999 Dapur SPPG

    Krakatau

    Tersesak Asap Mempawah di Balik Kepanikan Krakatau

    Pengamatan visual Gunungapi Anak Krakatau melalui CCTV Lava93 tanggal 5 September 2026 pukul 00.01 WIB. Warna merah menyala semburan erupsi terlihat jelas secara menerus - Gambar/Sekretariat Badan Geologi

    Anak Krakatau Erupsi Menerus, Badan Geologi Pastikan Aman Tsunami dan BMKG Jelaskan Asal Dentuman

    Gelaran Kesenian Tarawangsa di Sumedang - Dok. Intiporia

    Menyelisik Magisnya Tarawangsa: Dari Dawai Penolak Bala hingga Jurus Bertahan di Era TikTok

    Papan peringatan di Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran yang dipasang untuk memperhatikan keselamatan (dok TNI AD) via Detik

    TNI AD Ungkap Fakta Jembatan Pongpet Oleng Kelebihan Muatan, Begini Kabar Bupati Pangandaran Usai Insiden

    Mahasiswa KKN ajukan Program Air Bersih - Dok. Intiporia

    Fasilitasi Pengajuan Program Air Bersih dan Toren di Desa Sukahaji, Ini Cara Mahasiswa KKN Universitas Kartamulia Purwakarta

    Kalimantan

    Menguji Tuah Helikopter dan Janji Pemadaman Prabowo di Langit Kalimantan

    Budaya Sunda di Desa Cicadas - Dok. Intiporia

    Angkat Budaya Sunda, Desa Cicadas Meriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia

    ilustrasi partai politik dan kemerdekaan

    Tradisi Politik Kita Sejak 1945: Merdeka, Bikin Partai, Lalu Pecah Kongsi?

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
No Result
View All Result
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Doc. Biro Hukum dan Humas BGN

    Rp229 triliun Anggaran MBG, 43.838 Anak Keracunan dan Tutupnya 1.999 Dapur SPPG

    Krakatau

    Tersesak Asap Mempawah di Balik Kepanikan Krakatau

    Pengamatan visual Gunungapi Anak Krakatau melalui CCTV Lava93 tanggal 5 September 2026 pukul 00.01 WIB. Warna merah menyala semburan erupsi terlihat jelas secara menerus - Gambar/Sekretariat Badan Geologi

    Anak Krakatau Erupsi Menerus, Badan Geologi Pastikan Aman Tsunami dan BMKG Jelaskan Asal Dentuman

    Gelaran Kesenian Tarawangsa di Sumedang - Dok. Intiporia

    Menyelisik Magisnya Tarawangsa: Dari Dawai Penolak Bala hingga Jurus Bertahan di Era TikTok

    Papan peringatan di Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran yang dipasang untuk memperhatikan keselamatan (dok TNI AD) via Detik

    TNI AD Ungkap Fakta Jembatan Pongpet Oleng Kelebihan Muatan, Begini Kabar Bupati Pangandaran Usai Insiden

    Mahasiswa KKN ajukan Program Air Bersih - Dok. Intiporia

    Fasilitasi Pengajuan Program Air Bersih dan Toren di Desa Sukahaji, Ini Cara Mahasiswa KKN Universitas Kartamulia Purwakarta

    Kalimantan

    Menguji Tuah Helikopter dan Janji Pemadaman Prabowo di Langit Kalimantan

    Budaya Sunda di Desa Cicadas - Dok. Intiporia

    Angkat Budaya Sunda, Desa Cicadas Meriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia

    ilustrasi partai politik dan kemerdekaan

    Tradisi Politik Kita Sejak 1945: Merdeka, Bikin Partai, Lalu Pecah Kongsi?

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Home Sekilas

Rp229 triliun Anggaran MBG, 43.838 Anak Keracunan dan Tutupnya 1.999 Dapur SPPG

Raka Purnama by Raka Purnama
9 September 2026
in Sekilas, Peristiwa
Doc. Biro Hukum dan Humas BGN

Doc. Biro Hukum dan Humas BGN

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Linkedin

Janji pencetakan generasi emas melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru berujung di bangsal rumah sakit. Triliunan rupiah uang negara yang digelontorkan rupanya belum berbanding lurus dengan jaminan keamanan pangan. Alih-alih mendapatkan asupan gizi yang layak, puluhan ribu anak sekolah justru menjadi korban keracunan massal, sebuah ironi kelam dari megaproyek pemerintah yang eksekusinya kedodoran di lapangan.

Laporan masyarakat sipil yang tergabung dalam MBG Watch dan Celios membeberkan deretan angka yang mencengangkan. Sejak program ini diluncurkan pada 6 Januari 2025 hingga medio Agustus 2026, tercatat 43.838 anak di 36 provinsi mengalami keracunan. Situasi kian memburuk pada awal bulan ini. Hanya dalam rentang waktu tiga hari sejak 1 September 2026, terjadi empat rentetan keracunan massal yang merenggut 1.642 korban anak di tiga provinsi berbeda.

BACA JUGA

Tersesak Asap Mempawah di Balik Kepanikan Krakatau

Anak Krakatau Erupsi Menerus, Badan Geologi Pastikan Aman Tsunami dan BMKG Jelaskan Asal Dentuman

Masifnya jumlah korban membuat Peneliti Celios, Muhammad Saleh, mendesak pemerintah untuk berhenti menangani masalah ini secara sporadis atau kasus per kasus. Melansir keterangannya pada Jumat, 4 September 2026, Saleh menilai pemerintah sudah seharusnya menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan.

“Program yang membuat lebih dari 43 ribu anak keracunan dalam 20 bulan bukan lagi rangkaian insiden lokal, tapi kedaruratan keamanan pangan berskala nasional,” kata Saleh.

Temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Kesehatan menunjuk masalah sanitasi dapur sebagai biang keladi kontaminasi bakteri. Fokus pun mengarah pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni unit-unit logistik di lapangan yang bertugas mendirikan dapur, mengolah, dan mendistribusikan langsung makanan tersebut ke sekolah-sekolah. Desakan evaluasi menyeluruh dari Komnas HAM memang dijawab pemerintah dengan mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Namun, masalah di akar rumput terbukti tak kunjung usai hingga kepala yang baru, Sudaryono, terpaksa mengambil langkah penyegelan massal.

Melalui rilis resmi Badan Gizi Nasional, Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar mengumumkan penutupan sementara 1.999 dapur SPPG di berbagai wilayah. Alasan penutupan ini membongkar rapuhnya pengawasan di lapis bawah.

“Sebagaimana publik ketahui, syarat SLHS, sertifikasi laik higiene, dan sanitasi menjadi satu syarat mutlak dalam penyelenggaraan dapur yang menyelenggarakan Makan Bergizi Gratis,” ujar Mas Dar.

Keputusan penutupan tersebut diambil usai BGN bersama Kementerian Kesehatan melakukan verifikasi terhadap 27.022 dapur per 7 September 2026 pukul 17.00 WIB. Hasilnya, nyaris dua ribu dapur penyuplai makanan itu sama sekali tak tersentuh birokrasi perizinan kesehatan sejak awal beroperasi. “Dapur-dapur sebanyak 1.999 ini tidak melakukan pendaftaran SLHS di Dinas Kesehatan masing-masing. Artinya, bukan mendaftar lalu syaratnya tidak dipenuhi, melainkan tidak melakukan pendaftaran sama sekali,” tegasnya.

Dapur-dapur bodong izin ini tersebar secara merata, meliputi 351 dapur di Wilayah 1, 1.417 dapur di Wilayah 2, dan 231 dapur di Wilayah 3. Tindakan pembekuan operasional pun langsung dieksekusi.

“Pada hari ini saya nyatakan 1.999 dapur SPPG ini saya tutup untuk kemudian kami lakukan investigasi,” pungkasnya.

Penutupan ribuan dapur ini mengonfirmasi lemahnya fondasi pengawasan di balik ambisi besar pemerintah. Mengacu pada data Celios, program MBG menyedot Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 sebesar Rp229 triliun, sebuah angka fantastis yang bahkan harus mengambil porsi dari sektor krusial seperti pendidikan demi mengejar target 33 ribu dapur untuk 60 juta penerima.

Publik kini berhak menuntut jawaban logis: dengan anggaran ratusan triliun rupiah yang menguras kas negara, mengapa jaminan hal paling mendasar seperti kebersihan dapur bagi anak-anak sekolah justru gagal dipenuhi?

Tags: MBG
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.

Related Posts

Krakatau
Sekilas

Tersesak Asap Mempawah di Balik Kepanikan Krakatau

7 September 2026
Pengamatan visual Gunungapi Anak Krakatau melalui CCTV Lava93 tanggal 5 September 2026 pukul 00.01 WIB. Warna merah menyala semburan erupsi terlihat jelas secara menerus - Gambar/Sekretariat Badan Geologi
Sekilas

Anak Krakatau Erupsi Menerus, Badan Geologi Pastikan Aman Tsunami dan BMKG Jelaskan Asal Dentuman

5 September 2026
Pupuk
Sekilas

Mengukur Langkah Pupuk Indonesia di Vladivostok

4 September 2026
Papan peringatan di Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran yang dipasang untuk memperhatikan keselamatan (dok TNI AD) via Detik
Sekilas

TNI AD Ungkap Fakta Jembatan Pongpet Oleng Kelebihan Muatan, Begini Kabar Bupati Pangandaran Usai Insiden

1 September 2026
Kalimantan
Peristiwa

Menguji Tuah Helikopter dan Janji Pemadaman Prabowo di Langit Kalimantan

23 Agustus 2026
Putusan MK, Makan Bergizi
Sekilas

Simak! Ini Poin-Poin Putusan MK: Anggaran Makan Bergizi Wajib Dipisah dari Dana Pendidikan

1 Agustus 2026
  • Pertarungan di Naruto Shippuden

    15 Episode Naruto Paling Sedih yang Membekas di Generasi 2000-an

    999 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pasar Sasagaran: Oase Kuliner Tradisional dan Wisata Sejarah di Jantung Bungursari

    675 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Sejarah Baru pada Logo Persib Bandung, Empat Bintang Bersinar!

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • 7 Transformasi Sakura Haruno yang Memukau di Shippuden

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Perbandingan Generasi Lama vs Generasi Baru Konoha

    657 shares
    Share 263 Tweet 164
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Creative Intiporia
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Creative Intiporia
  • Hubungi Kami

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan