• Tentang Kami
  • Layanan Iklan
  • Hubungi Kami
Selasa, 12 Mei 2026
Intiporia
Kirim Artikel
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Pemain PERSIB Adam Alis melakukan selebrasi - Dok. PERSIB.co.id

    PERSIB Tekuk Persija 2-1 dan Kubur Mimpi Juara Macan Kemayoran

    Ilustrasi - Gambar/MUI

    Keadilan dan Kemaslahatan: Membedah Macam-Macam Sanksi dalam Hukum Islam

    Disdik Jabar Sinkronkan Kompetensi SMK dengan Kebutuhan Industri - Disdik Jabar

    Aturan Baru Disdik Jabar: Siswa SMK Kini Wajib PKL 1 Tahun!

    Baim Wong ceritakan Pengalaman menjadi Sutradara - Foto/Instagram.

    Jadi Sutradara, Baim Wong Bikin Reza Rahadian Nyaman Berakting

    Rapat terbatas Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres)

    Rupiah ‘Undervalued’, BI Beberkan 7 Jurus Sakti Penguatan ke Presiden Prabowo

    Bupati Purwakarta Om Zein

    Gebrakan Pemkab Purwakarta: ASN Wajib Ngantor Naik Kendaraan Umum Tiap Rabu!

    Beranda Berita sosial PMI Kota Bandung Luncurkan Laboratorium Canggih Pertama di Indonesia - Dok. Humas Jabar

    Pertama di Indonesia! PMI Bandung Resmikan Teknologi Pengolahan Darah Canggih, Sanggup Libas 1.000 Sampel Sehari

    Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soroti kondisi Bogor - Humas Jabar

    KDM Bunyikan Alarm Keras Tata Ruang Bogor: Rusak di Hulu, Jakarta Ikut Terancam Tenggelam!

    Review: PERSIB Amankan Kemenangan dari PSIM - Dok. Persib.co.id

    Gol Kilat 2 Menit Matricardi Bawa PERSIB Kokoh di Puncak Klasemen, Tekuk PSIM dalam Laga Penuh Drama

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
No Result
View All Result
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Pemain PERSIB Adam Alis melakukan selebrasi - Dok. PERSIB.co.id

    PERSIB Tekuk Persija 2-1 dan Kubur Mimpi Juara Macan Kemayoran

    Ilustrasi - Gambar/MUI

    Keadilan dan Kemaslahatan: Membedah Macam-Macam Sanksi dalam Hukum Islam

    Disdik Jabar Sinkronkan Kompetensi SMK dengan Kebutuhan Industri - Disdik Jabar

    Aturan Baru Disdik Jabar: Siswa SMK Kini Wajib PKL 1 Tahun!

    Baim Wong ceritakan Pengalaman menjadi Sutradara - Foto/Instagram.

    Jadi Sutradara, Baim Wong Bikin Reza Rahadian Nyaman Berakting

    Rapat terbatas Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres)

    Rupiah ‘Undervalued’, BI Beberkan 7 Jurus Sakti Penguatan ke Presiden Prabowo

    Bupati Purwakarta Om Zein

    Gebrakan Pemkab Purwakarta: ASN Wajib Ngantor Naik Kendaraan Umum Tiap Rabu!

    Beranda Berita sosial PMI Kota Bandung Luncurkan Laboratorium Canggih Pertama di Indonesia - Dok. Humas Jabar

    Pertama di Indonesia! PMI Bandung Resmikan Teknologi Pengolahan Darah Canggih, Sanggup Libas 1.000 Sampel Sehari

    Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soroti kondisi Bogor - Humas Jabar

    KDM Bunyikan Alarm Keras Tata Ruang Bogor: Rusak di Hulu, Jakarta Ikut Terancam Tenggelam!

    Review: PERSIB Amankan Kemenangan dari PSIM - Dok. Persib.co.id

    Gol Kilat 2 Menit Matricardi Bawa PERSIB Kokoh di Puncak Klasemen, Tekuk PSIM dalam Laga Penuh Drama

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Home Gaya Hidup

Dari Nongkrong di Kafe, Kopi Susu Literan hingga Drama Instagram

Raka Purnama by Raka Purnama
14 Juli 2025
in Gaya Hidup
kopi susu

Ilustrasi Foto - Freepik/wirestock

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Linkedin

Nongkrong sekarang udah kayak kebutuhan primer buat anak muda, nyaris setara sama makan, tidur, dan isi kuota internet. Rasanya ada yang kurang kalau seminggu nggak mampir ke coffee shop estetik, pesan kopi susu gula aren, duduk sambil pasang earphone, lalu foto gelasnya buat di-upload ke Instagram story. Captionnya pasti nggak jauh-jauh dari “healing dulu bestie” atau “me time biar waras.” Padahal kalau dipikir-pikir, healing-nya sering lebih mahal daripada saldo e-wallet kita yang tinggal empat digit.

Dulu, nongkrong di kafe bukanlah hal yang biasa-biasa saja. Nongkrong di kafe pernah jadi simbol gaya hidup elite, tempat orang-orang kelas atas melepas penat dengan suasana cozy dan aroma espresso yang strong. Kusasi (2010) bilang, pada awalnya budaya kafe hanya dilakukan kelompok masyarakat atas.

BACA JUGA

Sahur Anti-Zonk: Biar Nggak Cuma Kenyang di Awal, Tapi Lemes di Tengah Jalan

Dopamine Detox: Cara Ampuh Biar Kamu Gak ‘Zonki’ Sama Gadget Terus

Sementara itu, orang-orang dari golongan bawah lebih memilih warung kopi sederhana yang harganya jelas lebih bersahabat. Tapi sekarang? Nongkrong di kafe udah menjelma jadi budaya massa—budaya yang dinikmati semua kalangan tanpa peduli status sosial.

Dari anak SMA yang uang jajannya ngepas sampai pegawai kantoran yang gajinya sudah menipis tanggal tua, semua punya hak yang sama buat antre kopi susu yang kalau dirapel seminggu, harganya bisa jadi uang belanja bulanan ibu kita.

Masalahnya, nongkrong hari ini nggak lagi soal ngobrol ngalor-ngidul sama teman. Banyak yang duduk satu meja tapi sibuk scroll TikTok atau Instagram di HP masing-masing.

Ada juga yang lebih sibuk mikirin angle terbaik untuk memotret latte art dibanding memulai percakapan. Nongkrong sekarang seolah jadi panggung buat nunjukin ke orang lain, “Gue punya circle, bro. Gue nggak kuper.” Ini pas banget sama teori Erving Goffman tentang dramaturgi sosial.

Menurut Goffman, kita semua kayak aktor yang lagi tampil di atas panggung kehidupan, mencoba kelihatan keren di mata “penonton”—alias followers kita. Coffee shop estetik jadi latar, kopi jadi properti, dan story jadi skripnya.

Fenomena nongkrong makin terasa ketika ada yang rela duduk berjam-jam di kafe hanya demi numpang Wi-Fi gratis. Laptop dibuka, padahal yang dibuka cuma YouTube atau Netflix, sesekali tab kerjaan biar terlihat sibuk. Pesan kopi satu, duduk empat jam, colokan pun dipake sampai lupa diri. Nongkrong versi “hemat” ini sering dibungkus dengan dalih produktif, padahal kalau jujur, banyak yang cuma butuh tempat buat kabur dari rumah.

Waktu pandemi kemarin, nongkrong fisik sempat terhenti. Tapi anak-anak nongkrong nggak kehabisan akal. Lahir lah tren kopi susu literan yang bisa dipesan via ojek online.

Minuman ini jadi simbol baru nongkrong hemat di rumah. Tapi kalau jujur-jujuran, kita sering beli bukan karena butuh kafeinnya, tapi supaya botol kopi literan itu bisa difoto di meja kerja, lengkap sama caption aesthetic kayak “remote working vibes.” “Kerja remote sambil nyeruput kopi literan,” katanya. Padahal realitanya, kerjaan lebih banyak ketunda karena sibuk pilih filter Instagram.

Sekarang nongkrong bahkan nggak butuh tempat fisik. Discord, voice call, dan Zoom meeting jadi pengganti kursi kayu di coffee shop. Nongkrong digital ini memang lebih hemat ongkos dan nggak perlu dandan ribet. Tapi tetap aja, tujuannya sering sama: pengen diakui. Nongkrong sudah bergeser jadi simbol gaya hidup, bukan lagi sekadar pertemuan hangat.

Padahal kalau dipikir-pikir, nongkrong sendiri nggak pernah salah. Secangkir kopi di kafe memang bisa jadi oase kecil di tengah hidup yang riweuh. Tapi kalau tujuannya cuma supaya nggak dianggap “nggak gaul” di dunia maya, kayaknya kita perlu nanya ke diri sendiri: nongkrong karena pengen ketemu orang atau karena takut nggak keliatan punya kehidupan sosial?

Kalau jawabannya yang kedua, mungkin yang harus kita datangi bukan barista di coffee shop, tapi diri kita sendiri. Karena secangkir kopi, seberapa mahal pun harganya, nggak akan pernah nyelametin kita dari krisis eksistensial—apalagi kalau saldo e-wallet tinggal Rp7.823.

Tags: KafeKopi
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.

Related Posts

Sahur
Gaya Hidup

Sahur Anti-Zonk: Biar Nggak Cuma Kenyang di Awal, Tapi Lemes di Tengah Jalan

20 Februari 2026
Dopamine
Gaya Hidup

Dopamine Detox: Cara Ampuh Biar Kamu Gak ‘Zonki’ Sama Gadget Terus

26 Januari 2026
Makan
Gaya Hidup

Plant-Based Lifestyle: Tren Makan Sehat yang Bikin Kamu Tetap Hype

26 Januari 2026
Psikolog
Gaya Hidup

Menghapus Stigma Mental Health: Kenapa Curhat ke Psikolog Itu Keren?

26 Januari 2026
Warkop nuansa alam
Gaya Hidup

Kopi Sachet Naik Kelas! Warkop ala Cafe, dari Pelosok Desa ke Pusat Kota

23 Desember 2025
ovethinking
Gaya Hidup

Teknik 5 Menit untuk Mengatasi Overthinking di Tengah Aktivitas Padat

29 Oktober 2025
Next Post
Supra X

Meski Kamu Selalu Benar, Tapi Supra X Tidak Pernah Salah

  • filler naruto

    Panduan Lengkap: Urutan Nonton Naruto hingga Boruto

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Kakashi Hatake: Hokage dengan Luka Masa Lalu dan Visi Masa Depan

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • English Time Championship 2025: Dari Purwakarta, Anak-anak Belajar, Berani, dan Berprestasi

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Wisata Alam Curug 7 Gunung Kujang Subang Resmi Dibuka, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • FIFA Resmi Umumkan, Ini Daftar 11 Negara Peserta ASEAN CUP 2025

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Creative Intiporia
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Creative Intiporia
  • Hubungi Kami

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan