• Tentang Kami
  • Layanan Iklan
  • Hubungi Kami
Selasa, 15 September 2026
Intiporia
Kirim Artikel
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Purbaya

    Gak Ada Mendingnya! Ngurus Karyawan Resign Dadakan vs Nonton Reshuffle ala Prabowo

    Doc. Biro Hukum dan Humas BGN

    Rp229 triliun Anggaran MBG, 43.838 Anak Keracunan dan Tutupnya 1.999 Dapur SPPG

    Krakatau

    Tersesak Asap Mempawah di Balik Kepanikan Krakatau

    Pengamatan visual Gunungapi Anak Krakatau melalui CCTV Lava93 tanggal 5 September 2026 pukul 00.01 WIB. Warna merah menyala semburan erupsi terlihat jelas secara menerus - Gambar/Sekretariat Badan Geologi

    Anak Krakatau Erupsi Menerus, Badan Geologi Pastikan Aman Tsunami dan BMKG Jelaskan Asal Dentuman

    Gelaran Kesenian Tarawangsa di Sumedang - Dok. Intiporia

    Menyelisik Magisnya Tarawangsa: Dari Dawai Penolak Bala hingga Jurus Bertahan di Era TikTok

    Papan peringatan di Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran yang dipasang untuk memperhatikan keselamatan (dok TNI AD) via Detik

    TNI AD Ungkap Fakta Jembatan Pongpet Oleng Kelebihan Muatan, Begini Kabar Bupati Pangandaran Usai Insiden

    Mahasiswa KKN ajukan Program Air Bersih - Dok. Intiporia

    Fasilitasi Pengajuan Program Air Bersih dan Toren di Desa Sukahaji, Ini Cara Mahasiswa KKN Universitas Kartamulia Purwakarta

    Kalimantan

    Menguji Tuah Helikopter dan Janji Pemadaman Prabowo di Langit Kalimantan

    Budaya Sunda di Desa Cicadas - Dok. Intiporia

    Angkat Budaya Sunda, Desa Cicadas Meriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
No Result
View All Result
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Purbaya

    Gak Ada Mendingnya! Ngurus Karyawan Resign Dadakan vs Nonton Reshuffle ala Prabowo

    Doc. Biro Hukum dan Humas BGN

    Rp229 triliun Anggaran MBG, 43.838 Anak Keracunan dan Tutupnya 1.999 Dapur SPPG

    Krakatau

    Tersesak Asap Mempawah di Balik Kepanikan Krakatau

    Pengamatan visual Gunungapi Anak Krakatau melalui CCTV Lava93 tanggal 5 September 2026 pukul 00.01 WIB. Warna merah menyala semburan erupsi terlihat jelas secara menerus - Gambar/Sekretariat Badan Geologi

    Anak Krakatau Erupsi Menerus, Badan Geologi Pastikan Aman Tsunami dan BMKG Jelaskan Asal Dentuman

    Gelaran Kesenian Tarawangsa di Sumedang - Dok. Intiporia

    Menyelisik Magisnya Tarawangsa: Dari Dawai Penolak Bala hingga Jurus Bertahan di Era TikTok

    Papan peringatan di Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran yang dipasang untuk memperhatikan keselamatan (dok TNI AD) via Detik

    TNI AD Ungkap Fakta Jembatan Pongpet Oleng Kelebihan Muatan, Begini Kabar Bupati Pangandaran Usai Insiden

    Mahasiswa KKN ajukan Program Air Bersih - Dok. Intiporia

    Fasilitasi Pengajuan Program Air Bersih dan Toren di Desa Sukahaji, Ini Cara Mahasiswa KKN Universitas Kartamulia Purwakarta

    Kalimantan

    Menguji Tuah Helikopter dan Janji Pemadaman Prabowo di Langit Kalimantan

    Budaya Sunda di Desa Cicadas - Dok. Intiporia

    Angkat Budaya Sunda, Desa Cicadas Meriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Home Sekilas

Gak Ada Mendingnya! Ngurus Karyawan Resign Dadakan vs Nonton Reshuffle ala Prabowo

Pemberhentian Purbaya sebagai Menteri Keuangan RI

Raka Purnama by Raka Purnama
15 September 2026
in Sekilas, Politik
Purbaya

Menteri Keuangan Pubaya Yudhi Sadewa - Dok. Kemenkeu

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Linkedin

Di dunia kerja yang normal, ditinggal resign mendadak oleh rekan kerja itu rasanya cukup bikin menarik napas panjang. Pekerjaan menumpuk, proses handover berantakan, dan kita dipaksa mengajari orang baru dari nol. Wajar kalau kita menggerutu. Tapi, sepusing-pusingnya mengurus sirkulasi karyawan di kantor, ternyata alurnya masih jauh lebih masuk akal ketimbang menonton kelakuan elite negara kita mencopot jabatan menteri secara tiba-tiba.

Setahun lalu, ada sedikit harapan saat Purbaya ditunjuk menjadi Menteri Keuangan RI, menggantikan Sri Mulyani yang mundur. Selama menjabat, Purbaya bekerja dengan gayanya yang khas. Ia bicara apa adanya, mendobrak ekspektasi, dan tak sungkan menyentil kebijakan yang menurutnya ngawur. Bagi masyarakat awam, pejabat seperti inilah yang ditunggu—bekerja pakai akal sehat, bukan sekadar menjadi tukang stempel kebijakan atasan.

BACA JUGA

Rp229 triliun Anggaran MBG, 43.838 Anak Keracunan dan Tutupnya 1.999 Dapur SPPG

Tersesak Asap Mempawah di Balik Kepanikan Krakatau

Sayangnya, di negeri ini, kewarasan kadang tidak diberi umur panjang. Jangankan menunggu evaluasi kinerja tahunan atau exit interview layaknya di perusahaan, pergantian posisi di level negara ternyata bisa terjadi semudah membalik telapak tangan.

Senin (14/9/2026) kemarin, Purbaya sebenarnya masih bekerja seperti biasa. Ia sedang menghadiri rapat kerja dengan Komite IV DPD RI di Senayan. Menariknya, di momen rapat itulah Purbaya justru sedang panas-panasnya membongkar borok pengusaha nakal dan sistem pajak kita.

Di hadapan peserta rapat, ia menceritakan betapa dongkolnya dia saat mendapati ada perusahaan yang terang-terangan meremehkan hukum di Tanah Air.

“Karena orang perusahaan-perusahaan sana tuh menghina saya. Dia bilang gini, ‘enggak ada gunanya kita ikuti peraturan Indonesia, orang Indonesia akan bisa berubah. Dibayar, selesai’,” ungkap Purbaya.

Bukan Purbaya namanya kalau cuma diam. Di forum itu ia terang-terangan menabuh genderang perang. Ia menegaskan sedang membenahi cara kerja jajarannya dalam mengumpulkan pajak demi iklim usaha yang adil. Ia bahkan sadar betul langkahnya ini bakal memancing keributan.

“Kita akan hantam yang gitu-gitu. Walaupun saya kelihatan ketawa-ketawa, dalam hati ‘Kurang ajar!’. Jadi yang itu saya nggak ada kompromi yang seperti itu, ada keributan sedikit-sedikit, tapi enggak apa-apa.” tegasnya.

Namun, persis di tengah semangatnya menata negara dan memberantas mafia itulah, sebuah panggilan telepon misterius masuk. Purbaya lantas bergegas keluar ruang rapat.

Belum juga urusan di Senayan rampung, apalagi melakukan handover dokumen layaknya orang kantoran, Istana sudah bergerak. Hanya dalam hitungan jam setelah ia mengikrarkan perang terhadap pengusaha culas, Presiden Prabowo menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 yang memberhentikannya.

Kursinya langsung dioper ke wakilnya, Suahasil Nazara. Sang menteri ditendang begitu saja dari kabinet, tanpa ba-bi-bu.

Kita lantas bertanya-tanya, apa salah Purbaya sampai harus di-PHK mendadak? Pencopotan kilat yang terjadi tepat setelah ia menyinggung urusan “bayar-membayar” pihak tertentu ini akhirnya memicu berbagai spekulasi. Dugaan terkuat yang kini ramai diperbincangkan masyarakat adalah kemungkinan Purbaya “tersandung” langkahnya sendiri karena kelewat berani mengusut kasus-kasus besar yang menyinggung zona nyaman para elite.

Dugaan publik ini mau tak mau menarik ingatan kita pada ucapan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Imanuel Ebenezer alias Noel pada awal 2026 lalu. Jauh hari sebelum drama pencopotan ini terjadi, Noel seolah sudah melontarkan peringatan mengenai risiko menjadi menteri yang terlalu lurus.

“Hati-hati, Pak Purbaya. Sejengkal lagi, nih. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan ‘di-Noel-kan’,” ucapnya kala itu menjelang sidang di Pengadilan Tipikor.

“Siapa pun yang mengganggu pesta para bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit Pak Purbaya. Kasihan Pak Purbaya. Ada pesta yang terganggu.” dilansir dari laporan Detik (17/01/2026).

Pernyataan lawas itu kini ibarat kepingan puzzle yang menemukan momentumnya. Mulai dari upayanya menindak mafia impor baju bekas ilegal di pasar gelap, hingga ancamannya untuk “menghantam” perusahaan yang hobi menyuap pejabat. Publik pun mulai mengaitkan asumsi—jangan-jangan, keberanian inilah yang tanpa sengaja membubarkan “pesta” pihak-pihak tertentu. Tentu saja, kebenaran apakah pergantian ini murni karena urusan mafia atau sekadar strategi penyegaran kabinet, hanya Istana yang tahu pasti.

Namun, terlepas dari apa pun motif sebenarnya di balik layar, ironi ini telanjur menancap di benak publik. Di dunia profesional yang kita jalani sehari-hari, seorang karyawan diganti karena kinerjanya buruk atau gagal mencapai target. Namun di panggung kekuasaan, publik dipaksa menelan realitas bahwa seorang menteri bisa saja didepak dalam hitungan jam tatkala kinerjanya dianggap merusak kenyamanan elite. Kalau sudah begini pertunjukannya, rasanya memang lebih masuk akal kembali ke realitas mengurus rekan kerja yang resign dadakan. Sama-sama bikin pusing, tapi setidaknya alasannya masih bisa dicerna oleh akal sehat.

Tags: Menteri KeuanganPrabowoPresidenPurbaya
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.

Related Posts

Doc. Biro Hukum dan Humas BGN
Sekilas

Rp229 triliun Anggaran MBG, 43.838 Anak Keracunan dan Tutupnya 1.999 Dapur SPPG

9 September 2026
Krakatau
Sekilas

Tersesak Asap Mempawah di Balik Kepanikan Krakatau

7 September 2026
Pengamatan visual Gunungapi Anak Krakatau melalui CCTV Lava93 tanggal 5 September 2026 pukul 00.01 WIB. Warna merah menyala semburan erupsi terlihat jelas secara menerus - Gambar/Sekretariat Badan Geologi
Sekilas

Anak Krakatau Erupsi Menerus, Badan Geologi Pastikan Aman Tsunami dan BMKG Jelaskan Asal Dentuman

5 September 2026
Pupuk
Sekilas

Mengukur Langkah Pupuk Indonesia di Vladivostok

4 September 2026
Papan peringatan di Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran yang dipasang untuk memperhatikan keselamatan (dok TNI AD) via Detik
Sekilas

TNI AD Ungkap Fakta Jembatan Pongpet Oleng Kelebihan Muatan, Begini Kabar Bupati Pangandaran Usai Insiden

1 September 2026
Putusan MK, Makan Bergizi
Sekilas

Simak! Ini Poin-Poin Putusan MK: Anggaran Makan Bergizi Wajib Dipisah dari Dana Pendidikan

1 Agustus 2026
  • Pertarungan di Naruto Shippuden

    15 Episode Naruto Paling Sedih yang Membekas di Generasi 2000-an

    1630 shares
    Share 652 Tweet 408
  • Pasar Sasagaran: Oase Kuliner Tradisional dan Wisata Sejarah di Jantung Bungursari

    677 shares
    Share 271 Tweet 169
  • Perbandingan Kekuatan Tailed Beast Lengkap, Anime Naruto

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Rp229 triliun Anggaran MBG, 43.838 Anak Keracunan dan Tutupnya 1.999 Dapur SPPG

    654 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Panduan Lengkap: Urutan Nonton Naruto hingga Boruto

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Creative Intiporia
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Creative Intiporia
  • Hubungi Kami

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan