MahasiswaPurwakarta, Jawa Barat— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 07 Desa Sukahaji sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sahabat Generasi Cerdas: Bermain, Belajar, Berkarya Bersama” di SDN Sukahaji, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini bertujuan untuk mencetak generasi yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi di era digital.
Acara interaktif ini dikemas secara menarik melalui berbagai rangkaian program, di antaranya Seminar Literasi Digital & Keremajaan, Membaca Bersama Perpustakaan Keliling, serta Sosialisasi Anti-Bullying dan Kebudayaan.
Pelaksanaan program kolaboratif ini melibatkan sejumlah pihak strategis, mulai dari KKN 07 Desa Sukahaji, Dinas Arsip dan Perpustakaan Purwakarta, Komunitas Pena dan Lensa (KOPEL), Duta Baca Purwakarta, Duta Genre Purwakarta, Puteri Kebaya Indonesia, hingga Puteri Remaja Jawa Barat. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, para peserta diajak tidak hanya belajar, tetapi juga bermain, berbagi cerita, dan melestarikan budaya bangsa.
Di sela-sela kegiatan, perwakilan Duta Baca Purwakarta, Salma, menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai (HP) pada anak usia dini. Ia mengungkapkan keprihatinannya terkait fenomena anak usia tiga tahun yang sudah diberikan akses perangkat seluler.
“Ada siswa baru 3 tahun sudah diberi Handphone. Harapannya, Handphone tersebut bukan hanya digunakan untuk bermain saja, tetapi bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi lewat digital,” ujar Salma.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Komunitas Pena dan Lensa (KOPEL) sekaligus warga lokal Tegalwaru, Yeti, mengapresiasi inisiatif kolaboratif yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan edukatif semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Bukan hanya dilakukan oleh mahasiswa KKN saja, tapi harapannya bisa dilakukan juga oleh komunitas-komunitas yang lain karena kegiatan-kegiatan seperti ini jarang dilaksanakan di desa-desa seperti ini, apalagi di Tegalwaru,” tutur Yeti.
Sementara itu, Wakil Koordinator Desa (Wakordes) KKN 07 Desa Sukahaji, Rangga, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dan literasi di Kabupaten Purwakarta. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak bersama demi kemajuan mutu literasi daerah.
“Mudah-mudahan ini menjadi aksi untuk mewujudkan literasi dan pendidikan di Purwakarta. Jangan sampai bicara tentang literasi tapi literasinya tidak meningkat. Mari kita tingkatkan bareng-bareng dengan apapun wadahnya, apapun lembaganya, kita berkolaborasi bareng-bareng,” tegas Rangga.
Sementara itu, Koordinator Desa KKN 07 Desa Sukahaji menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung serta terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas komunitas menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang pendidikan yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sukahaji.
“Terima kasih saya ucapkan kepada semuanya yang telah berpartisipasi dan berkolaborasi dalam kegiatan ini, terkhusus kepada kepala sekolah dan para pendidik SDN Sukahaji. Tak lupa, kepada Duta Genre, KOPEL, Duta Baca Purwakarta, Puteri Remaja Lingkungan Jawa Barat dan Puteri Kebaya Indonesia yang sudah senantiasa menjadi mitra kolaborasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Desa Sukahaji,” ujarnya.
Kegiatan ini ditutup dengan semangat kebersamaan yang diabadikan melalui motto Desa Sukahaji, “Kahiji, Ngahiji, Ngajadi”,sebagai pengingat bahwa generasi hebat lahir dari semangat belajar dan berkarya secara kolektif demi mencintai budaya Indonesia.

















