• Tentang Kami
  • Layanan Iklan
  • Hubungi Kami
Senin, 28 September 2026
Intiporia
Kirim Artikel
  • Berita
  • Feature
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Rahmat Bagja Ketua Bawaslu saat memberikan keterangan pada sidang pemeriksaan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum, Rabu (23/09) di Ruang Sidang MK. Foto Humas/Ifa.

    Bela Keabsahan Ijazah Gibran Pakai Permendikbud, KPU Dikritik Bawaslu Soal Pembatasan Akses Silon

    Tanissa Puti Rahmadiva Founder Bumi Kreasi Jatiluhur bersama Kepala Disporaparbud Kabupaten Purwakarta - Intiporia

    Bumi Kreasi Jatiluhur, Inovasi Pengolahan Eceng Gondok Tembus Program ‘Climate Skills Global Collaboration Grants’ di Inggris

    KDM Soroti Kenakalan Remaja Sebagai Ancaman Sistemik terhadap Ketahanan Bangsa - Humas Jabar

    Gubernur Jabar Tegaskan Program Pendidikan Gratis Murni Bersumber dari Pajak Warga

    Beranda Berita pemerintahan Sekda Herman Lepas Kontingen Setda Jabar ke HAORNAS 2026 - Humas Jabar

    Sekda Jabar Lepas Ratusan Atlet Setda ke HAORNAS 2026

    Puncak Perayaan World Cleanup Day 2026 Jawa Barat di Purwakarta

    World Cleanup Day 2026 di Purwakarta, Usung Tema ‘Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah’

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

    Dedi Mulyadi Berikan Dua Pilihan Tegas untuk PT Jui Shin Terkait Kerusakan Jalan Badami-Loji Karawang

    Purbaya

    Gak Ada Mendingnya! Ngurus Karyawan Resign Dadakan vs Nonton Reshuffle ala Prabowo

    Doc. Biro Hukum dan Humas BGN

    Rp229 triliun Anggaran MBG, 43.838 Anak Keracunan dan Tutupnya 1.999 Dapur SPPG

    Krakatau

    Tersesak Asap Mempawah di Balik Kepanikan Krakatau

  • Have Fun!
  • Esai
  • Tips & Trik
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
No Result
View All Result
Intiporia
  • Berita
  • Feature
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Rahmat Bagja Ketua Bawaslu saat memberikan keterangan pada sidang pemeriksaan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum, Rabu (23/09) di Ruang Sidang MK. Foto Humas/Ifa.

    Bela Keabsahan Ijazah Gibran Pakai Permendikbud, KPU Dikritik Bawaslu Soal Pembatasan Akses Silon

    Tanissa Puti Rahmadiva Founder Bumi Kreasi Jatiluhur bersama Kepala Disporaparbud Kabupaten Purwakarta - Intiporia

    Bumi Kreasi Jatiluhur, Inovasi Pengolahan Eceng Gondok Tembus Program ‘Climate Skills Global Collaboration Grants’ di Inggris

    KDM Soroti Kenakalan Remaja Sebagai Ancaman Sistemik terhadap Ketahanan Bangsa - Humas Jabar

    Gubernur Jabar Tegaskan Program Pendidikan Gratis Murni Bersumber dari Pajak Warga

    Beranda Berita pemerintahan Sekda Herman Lepas Kontingen Setda Jabar ke HAORNAS 2026 - Humas Jabar

    Sekda Jabar Lepas Ratusan Atlet Setda ke HAORNAS 2026

    Puncak Perayaan World Cleanup Day 2026 Jawa Barat di Purwakarta

    World Cleanup Day 2026 di Purwakarta, Usung Tema ‘Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah’

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

    Dedi Mulyadi Berikan Dua Pilihan Tegas untuk PT Jui Shin Terkait Kerusakan Jalan Badami-Loji Karawang

    Purbaya

    Gak Ada Mendingnya! Ngurus Karyawan Resign Dadakan vs Nonton Reshuffle ala Prabowo

    Doc. Biro Hukum dan Humas BGN

    Rp229 triliun Anggaran MBG, 43.838 Anak Keracunan dan Tutupnya 1.999 Dapur SPPG

    Krakatau

    Tersesak Asap Mempawah di Balik Kepanikan Krakatau

  • Have Fun!
  • Esai
  • Tips & Trik
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Intiporia
  • Berita
  • Feature
  • Have Fun!
  • Esai
  • Tips & Trik
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Home Feature Budaya

Lebaran Edisi Sungkeman di Makam: Ketika Curhat Tak Lagi di Pangkuan Orang Tua

Raka Purnama by Raka Purnama
30 Maret 2025
in Budaya
Ketupat Lebaran - Freepik/ Mufid Majnun

Ketupat Lebaran - Freepik/ Mufid Majnun

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Linkedin

Lebaran selalu identik dengan kebersamaan, tawa riang, dan pelukan hangat keluarga. Namun, bagi sebagian orang, ada kekosongan yang tak bisa diisi.

Tahun ini adalah kali pertama Rahmat, seorang mahasiswa asli Purwakarta, harus merayakan lebaran tanpa kehadiran ayahnya yang telah berpulang setahun lalu.

BACA JUGA

Menyelisik Magisnya Tarawangsa: Dari Dawai Penolak Bala hingga Jurus Bertahan di Era TikTok

Angkat Budaya Sunda, Desa Cicadas Meriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia

Begitu pula dengan Dinda, sahabatnya yang juga berasal dari Purwakarta, yang harus merayakan hari raya tanpa ibunya yang meninggal dua tahun lalu.

“Biasanya, begitu malam takbiran tiba, bapak yang paling sibuk menyiapkan segala keperluan,” cerita Rahmat sambil tersenyum tipis.

“Dia memastikan semua beres, dari ketupat, opor ayam, sampai pakaian salat saya. Sekarang? Rasanya hampa, kayak dompet tanggal tua.” lanjut Rahmat sambil menatap layar handphone-nya, melihat foto ayahanda di galeri.

Sementara itu, Dinda merasakan hal yang sama. “Dulu ibu yang paling repot setiap lebaran. Selalu sibuk di dapur, memastikan makanan khas lebaran tersaji dengan sempurna. Sekarang? Rumah tetap berdiri, tapi rasanya berbeda. Lebih sepi, lebih sunyi, kayak hati jomblo di hari Valentine.”

Lebaran kali ini terasa lebih berat bagi keduanya. Jika sebelumnya Rahmat dan Dinda selalu menantikan momen hari raya dengan antusias, kini ada perasaan kosong yang menggantung di hati mereka.

“Biasanya, pagi-pagi bapak sudah siap di halaman rumah, menyapa tetangga yang datang bersalaman. Tahun ini, halaman rumah terasa lebih sepi,” ucap Rahmat.

Dinda mengangguk setuju. “Saya juga merasa begitu. Biasanya, ibu yang paling ribut menyuruh saya cepat bersiap untuk salat Idulfitri. Sekarang, hanya suara takbir dari masjid yang menemani pagi saya. Nggak ada lagi ibu yang tiba-tiba nyolek bilang, ‘Itu mukamu masih kucel, cuci muka dulu sana!'”

Di tengah meriahnya takbiran dan silaturahmi, mereka berdua merasa sendiri. Orang-orang sibuk mengunjungi sanak saudara, sementara Rahmat dan Dinda hanya bisa mengunjungi pusara orang tua mereka.

“Tiap kali melihat orang-orang berbondong-bondong ke rumah keluarga besar, saya refleks ingin menghubungi bapak. Tapi lalu saya sadar, beliau sudah nggak ada,” ujar Rahmat.

Dinda menambahkan, “Saya pun sering begitu. Rasanya aneh, biasanya ibu yang paling senang mengundang keluarga datang ke rumah. Sekarang, rumah tetap buka untuk tamu, tapi tanpa kehadiran sosok yang paling hangat. Kayak makan bakso tanpa sambal, hambar.”

Saat berziarah ke makam orang tua mereka, keduanya merasakan kesunyian yang berbeda. “Biasanya, setelah salat, saya langsung pulang untuk bersalaman dengan bapak. Sekarang, satu-satunya yang bisa saya lakukan hanya duduk di samping makamnya, membaca doa sambil menahan air mata,” ujar Rahmat lirih.

Dinda menghela napas panjang. “Saya juga hanya bisa berziarah ke makam ibu. Biasanya, saya memeluknya erat dan meminta maaf. Sekarang, saya hanya bisa berdoa dan berharap beliau tahu bahwa saya sangat merindukannya.”

Jika orang-orang pada umumnya berdesakan untuk sungkeman di sofa rumah, Rahmat dan Dinda justru sungkem di atas tanah beralaskan rerumputan makam. Sementara yang lain menangis terharu di pangkuan orang tua mereka, dua sahabat ini malah curhat panjang lebar di depan nisan.

“Bu, Pak, kalau kalian ada di sini pasti seru, ya? Tahun ini aku lulus, loh, Pak. Tapi ya gimana, nggak ada yang nungguin aku wisuda nanti,” kata Rahmat dengan tawa getir. Dinda pun tak mau kalah, “Bu, aku akhirnya bisa masak opor ayam tanpa gosong! Kangen ya, Bu, kalau ada Ibu pasti aku dimarahi karena dapur berantakan.”

Namun, di tengah kesedihan, Rahmat dan Dinda menemukan makna baru dalam lebaran. “Saya akhirnya sadar, meskipun bapak nggak ada secara fisik, kasih sayangnya tetap ada. Saya bisa merasakan beliau dalam setiap sudut rumah, dalam doa-doa yang saya panjatkan untuknya, dan dalam cerita-cerita yang masih sering diceritakan oleh keluarga,” kata Rahmat.

Dinda menambahkan, “Begitu juga dengan ibu. Kehangatan yang beliau tinggalkan tak akan pernah hilang. Saya bisa merasakan beliau dalam setiap momen lebaran, dalam masakan yang dulu sering beliau buat, dan dalam kenangan yang terus hidup di hati saya.”

Lebaran tanpa ayah atau ibu memang terasa berbeda. Ada rindu yang tak bisa terucap, ada harapan agar waktu bisa diputar kembali. Tapi seperti yang Rahmat dan Dinda pelajari, meskipun kehilangan terasa menyakitkan, kenangan dan cinta mereka akan selalu ada, menemani setiap langkah mereka.

“Tahun ini memang sepi, tapi saya percaya, bapak tetap melihat saya dari jauh. Dan di setiap doa yang saya panjatkan, saya berharap beliau bahagia di sana,” ucap Rahmat.

Dinda tersenyum kecil. “Begitu pula dengan ibu. Saya yakin beliau juga bahagia melihat saya tetap kuat dan berusaha menjalani semuanya dengan baik.”

***

Tags: Lebaran 2025
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.

Related Posts

Gelaran Kesenian Tarawangsa di Sumedang - Dok. Intiporia
Esai

Menyelisik Magisnya Tarawangsa: Dari Dawai Penolak Bala hingga Jurus Bertahan di Era TikTok

4 September 2026
Budaya Sunda di Desa Cicadas - Dok. Intiporia
Budaya

Angkat Budaya Sunda, Desa Cicadas Meriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia

22 Agustus 2026
Festival Mendongeng Suara Nusantara Hadir di Jawa Barat
Komunitas

Masih Dibuka! Festival Mendongeng Suara Nusantara Hadir di Jawa Barat, Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Legenda Rakyat

4 Agustus 2026
Liputan Intiporia di Pasar Sasagaran - Dok. Intiporia
Budaya

Pasar Sasagaran: Oase Kuliner Tradisional dan Wisata Sejarah di Jantung Bungursari

23 Juni 2026
Liputan Intiporia mengenal alat musik Sunda - Dok. Intiporia
Budaya

4 Alat Musik Sunda ini Jarang Diketahui, dari Toleat Hingga Tarawangsa

6 April 2026
Mipit Nyi Pohaci
Budaya

Tradisi Rutin Mipit Nyi Pohaci, Desa Dangdeur Purwakarta Wujudkan Pelestarian Budaya Simbol Syukur Hasil Bumi

13 Februari 2026
Next Post
PUK FKI PT Indofood CBP Purwakarta - Dok Pribadi

Momen Lebaran, Ahmad Fauzan: Tetap Jaga Koordinasi dan Semangat Pekerja Industri

  • Pertarungan di Naruto Shippuden

    15 Episode Naruto Paling Sedih yang Membekas di Generasi 2000-an

    2359 shares
    Share 944 Tweet 590
  • Bumi Kreasi Jatiluhur, Inovasi Pengolahan Eceng Gondok Tembus Program ‘Climate Skills Global Collaboration Grants’ di Inggris

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Panduan Lengkap: Urutan Nonton Naruto hingga Boruto

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 12 Villain Naruto Paling Menakutkan Sepanjang Masa

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
  • World Cleanup Day 2026 di Purwakarta, Usung Tema ‘Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah’

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Creative Intiporia
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Creative Intiporia
  • Hubungi Kami

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan