• Tentang Kami
  • Layanan Iklan
  • Hubungi Kami
Selasa, 31 Maret 2026
Intiporia
Kirim Artikel
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Curug 7

    Wisata Alam Curug 7 Gunung Kujang Subang Resmi Dibuka, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

    TNI Tahan 4 Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

    Puspom TNI Amankan 4 Personel Atas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

    Run Race Purwakarta - Intiporia/ M. Fajri

    Demam “Run Race” Sampai ke Purwakarta: Adu Cepat Anak Muda di Lintasan Aspal

    Abu Janda Debat Ikrar Nusa Bhakti & Feri Amsari Soal Jasa AS untuk Indonesia - Tangkapan Layar: Youtube/Official iNews

    Debat Panas Abu Janda vs Ikrar Nusa Bhakti dan Feri Amsari: Dari Jasa Amerika untuk RI hingga Isu Gaza

    Bersama Tim SAR Gabungan Melakukan Kaji Cepat Kejadian Longsor di TPST Bantar Gebang - Foto: BPBD Prov DKI Jakarta

    Fakta Tragedi Gunungan Sampah Longsor di Bantargebang

    Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat

    Buntut Tragis Longsor Bantargebang: KLH Turun Tangan, Ancam Sanksi Pidana bagi Pengelola

    Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

    Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

    8 Platform Digital yang Dibatasi untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

    8 Platform Digital yang Dibatasi untuk Anak di Bawah Usia 16 Tahun Mulai 28 Maret

    Komdigi Resmi Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

    Komdigi Resmi Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
No Result
View All Result
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Curug 7

    Wisata Alam Curug 7 Gunung Kujang Subang Resmi Dibuka, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

    TNI Tahan 4 Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

    Puspom TNI Amankan 4 Personel Atas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

    Run Race Purwakarta - Intiporia/ M. Fajri

    Demam “Run Race” Sampai ke Purwakarta: Adu Cepat Anak Muda di Lintasan Aspal

    Abu Janda Debat Ikrar Nusa Bhakti & Feri Amsari Soal Jasa AS untuk Indonesia - Tangkapan Layar: Youtube/Official iNews

    Debat Panas Abu Janda vs Ikrar Nusa Bhakti dan Feri Amsari: Dari Jasa Amerika untuk RI hingga Isu Gaza

    Bersama Tim SAR Gabungan Melakukan Kaji Cepat Kejadian Longsor di TPST Bantar Gebang - Foto: BPBD Prov DKI Jakarta

    Fakta Tragedi Gunungan Sampah Longsor di Bantargebang

    Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat

    Buntut Tragis Longsor Bantargebang: KLH Turun Tangan, Ancam Sanksi Pidana bagi Pengelola

    Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

    Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

    8 Platform Digital yang Dibatasi untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

    8 Platform Digital yang Dibatasi untuk Anak di Bawah Usia 16 Tahun Mulai 28 Maret

    Komdigi Resmi Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

    Komdigi Resmi Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Home Sekilas

Sudirman Said: Demokrasi di Era Jokowi Mengalami Black Hole, Ujungnya Nepotisme

Anggraena by Anggraena
5 Juli 2025
in Sekilas, Politik
Sudirman Said komentari demokrasi di Era Jokowi - Tangkapan Layar

Sudirman Said komentari demokrasi di Era Jokowi - Tangkapan Layar

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Linkedin

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, melontarkan kritik keras terhadap dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam diskusi di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Kamis 3 Juli 2025, Sudirman menyebut masa pemerintahan Jokowi sebagai periode “black hole” atau lubang hitam bagi demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia.

“Menurut saya terjadi satu black hole, satu lubang hitam ya. Karena pada periodenya Pak Jokowi inilah hasil reformasi yang dulu kita pingin demokrasi, pingin penegakan hukum, hapuskan KKN, KPK-nya diperkuat segala macam itu semua dengan sengaja menurut saya diambrukin,” ujar Sudirman, dikutip Suara.com, Jumat, 4 Juli 2025.

BACA JUGA

Sengkarut Data TNI-Polri di Kasus Andrie Yunus: TAUD Ajukan 7 Desakan

Puspom TNI Amankan 4 Personel Atas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Sudirman mengatakan pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilakukan dengan sengaja demi melanggengkan kekuasaan dan dinasti politik.

“Menurut saya dengan sengaja. Sekarang kita harus simpulkan begitu. Mengapa? Karena ujungnya adalah yang jadi agenda bukan memperbaiki negara, tapi bagaimana mengikuti kepentingan pribadi dan keluarganya, sampai-sampai seluruh tatanan hukum etik itu dilabrak,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti praktik nepotisme yang dinilainya semakin mengakar di pemerintahan Jokowi, termasuk dalam proses penunjukan pejabat yang dinilai tidak lagi berdasarkan kompetensi dan meritokrasi.

Parcok, Bansos, dan Kemunduran Etika Politik

Dalam perbincangan tersebut, Sudirman turut menyinggung keterlibatan institusi kepolisian dalam kontestasi politik, khususnya saat Pilpres 2024. Ia menyebut istilah “Parcok” (Partai Cokelat) yang merujuk pada dugaan keberpihakan Polri untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran.

“Isu tiga periode di periode itu pula terjadi muncul istilah parcok (partai cokelat) yang bagi saya kalau saya jadi keluarga polisi marah karena saya adalah sebagai polisi tugasnya to serve and protect tapi kemudian disebut sebagai parcok. Itu kan sebenarnya menyinggung, ya penghinaan gitu,” ujarnya.

Ia juga menyoroti penggunaan program bantuan sosial (bansos) secara masif menjelang Pemilu 2024, yang disebutnya sebagai strategi politik yang mengaburkan prinsip keadilan.

“Bansos gila-gilaan, ada studi oleh ekonom kita, pada waktu-waktu menjelang dan sesudah pemilu itu rupanya pertumbuhan terbesar dari ekonomi datang dari bansos yang dibagi secara gila-gilaan. Dan saya orang kampung, saya di desa itu mendengar seminggu bisa dapat telur dua kali, dapat beras dua kali segala macam,” ungkap Sudirman Said.

Simbol Kemunduran Demokrasi dan Kepemimpinan Tanpa Etika

Menurut Sudirman, seluruh gejala pelemahan demokrasi, penyelewengan kekuasaan, dan praktik nepotisme yang terjadi selama pemerintahan Jokowi merupakan bentuk pengabaian terhadap cita-cita reformasi.

“Jadi saya sebut black hole itu karena di tangan Pak Jokowi beserta perangkatnya itu demokrasinya mundur. KPK yang harus menjadi penjaga terakhir dilumpuhkan dengan sengaja,” katanya.

“Kemudian tadi ada sebutan Parcok yang namanya etika tidak ada lagi diabaikan begitu. Sampailah pada ujung dari kesemuanya adalah oh ternyata ujungnya nepotisme,” sambungnya.

Dalam sesi diskusi tersebut, Sudirman juga menyoroti pentingnya integritas dan meritokrasi dalam kepemimpinan nasional. Ia menekankan bahwa pejabat publik seharusnya dipilih berdasarkan kapabilitas, bukan karena kedekatan politik atau keluarga.

Harapan untuk Pemerintahan Baru

Meski memberikan kritik keras terhadap pemerintahan Jokowi, Sudirman menyatakan harapannya terhadap Presiden terpilih Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya koreksi total dalam tata kelola pemerintahan, terutama dalam menghapus konflik kepentingan dan membangun sistem yang berbasis teknokrasi.

“Saya percaya Indonesia bisa pulih, tapi itu hanya mungkin jika ada kepemimpinan yang kuat, jujur, dan bertanggung jawab,” kata Sudirman dalam penutupan diskusi.

Pandangan Sudirman Said ini mendapat apresiasi dari Abraham Samad, yang menyebutnya sebagai refleksi penting bagi perbaikan bangsa ke depan. Diskusi mereka menjadi pengingat bahwa demokrasi tidak boleh dibiarkan mundur, dan bahwa kekuasaan harus selalu diiringi oleh etika dan akuntabilitas.

Tags: JokowiPemerintah
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.

Related Posts

Menanggapi Konferensi Pers Danpuspom TNI, Polda Metro Jaya, dan Komisi III DPR RI pada 18 Maret 2026
Sekilas

Sengkarut Data TNI-Polri di Kasus Andrie Yunus: TAUD Ajukan 7 Desakan

18 Maret 2026
TNI Tahan 4 Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
Sekilas

Puspom TNI Amankan 4 Personel Atas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

18 Maret 2026
Armada Kapal Pertamina - Dok. Pertamina
Sekilas

Pertamina Antisipasi Gangguan di Selat Hormuz dengan Diversifikasi Sumber Energi

12 Maret 2026
Abu Janda Debat Ikrar Nusa Bhakti & Feri Amsari Soal Jasa AS untuk Indonesia - Tangkapan Layar: Youtube/Official iNews
Sekilas

Debat Panas Abu Janda vs Ikrar Nusa Bhakti dan Feri Amsari: Dari Jasa Amerika untuk RI hingga Isu Gaza

11 Maret 2026
Bersama Tim SAR Gabungan Melakukan Kaji Cepat Kejadian Longsor di TPST Bantar Gebang - Foto: BPBD Prov DKI Jakarta
Sekilas

Fakta Tragedi Gunungan Sampah Longsor di Bantargebang

11 Maret 2026
Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat
Sekilas

Buntut Tragis Longsor Bantargebang: KLH Turun Tangan, Ancam Sanksi Pidana bagi Pengelola

11 Maret 2026
Next Post
Tom Lembong memberi keterangan kepada wartawan usai dituntut 7 tahun penjara. Foto: AJI

Tom Lembong Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Impor Gula

  • Umar bin Khattab, Zubair bin Awwam, Abu Ubaidah bin Al-Jarrah

    Bilal bin Rabah: Muazin Pertama dan Simbol Keteguhan Iman

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Meriahkan Hari Jadi ke-194 Kota dan ke-57 Kabupaten Purwakarta, Ini Rangkaian Kegiatan Istimewa Sepanjang Juli 2025

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Jalan Berlubang di Depan PT Iluva: Tiga Korban Berjatuhan, Warga Desak Pemerintah Bertindak

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Wisata Alam Curug 7 Gunung Kujang Subang Resmi Dibuka, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

    653 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Jangan Sembarangan Seruput! Begini Cara Menikmati Kopi Sesuai Jenisnya

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Creative Intiporia
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Creative Intiporia
  • Hubungi Kami

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan