• Tentang Kami
  • Layanan Iklan
  • Hubungi Kami
Sabtu, 28 Maret 2026
Intiporia
Kirim Artikel
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Curug 7

    Wisata Alam Curug 7 Gunung Kujang Subang Resmi Dibuka, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

    TNI Tahan 4 Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

    Puspom TNI Amankan 4 Personel Atas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

    Run Race Purwakarta - Intiporia/ M. Fajri

    Demam “Run Race” Sampai ke Purwakarta: Adu Cepat Anak Muda di Lintasan Aspal

    Abu Janda Debat Ikrar Nusa Bhakti & Feri Amsari Soal Jasa AS untuk Indonesia - Tangkapan Layar: Youtube/Official iNews

    Debat Panas Abu Janda vs Ikrar Nusa Bhakti dan Feri Amsari: Dari Jasa Amerika untuk RI hingga Isu Gaza

    Bersama Tim SAR Gabungan Melakukan Kaji Cepat Kejadian Longsor di TPST Bantar Gebang - Foto: BPBD Prov DKI Jakarta

    Fakta Tragedi Gunungan Sampah Longsor di Bantargebang

    Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat

    Buntut Tragis Longsor Bantargebang: KLH Turun Tangan, Ancam Sanksi Pidana bagi Pengelola

    Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

    Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

    8 Platform Digital yang Dibatasi untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

    8 Platform Digital yang Dibatasi untuk Anak di Bawah Usia 16 Tahun Mulai 28 Maret

    Komdigi Resmi Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

    Komdigi Resmi Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
No Result
View All Result
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Curug 7

    Wisata Alam Curug 7 Gunung Kujang Subang Resmi Dibuka, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

    TNI Tahan 4 Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

    Puspom TNI Amankan 4 Personel Atas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

    Run Race Purwakarta - Intiporia/ M. Fajri

    Demam “Run Race” Sampai ke Purwakarta: Adu Cepat Anak Muda di Lintasan Aspal

    Abu Janda Debat Ikrar Nusa Bhakti & Feri Amsari Soal Jasa AS untuk Indonesia - Tangkapan Layar: Youtube/Official iNews

    Debat Panas Abu Janda vs Ikrar Nusa Bhakti dan Feri Amsari: Dari Jasa Amerika untuk RI hingga Isu Gaza

    Bersama Tim SAR Gabungan Melakukan Kaji Cepat Kejadian Longsor di TPST Bantar Gebang - Foto: BPBD Prov DKI Jakarta

    Fakta Tragedi Gunungan Sampah Longsor di Bantargebang

    Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat

    Buntut Tragis Longsor Bantargebang: KLH Turun Tangan, Ancam Sanksi Pidana bagi Pengelola

    Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

    Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

    8 Platform Digital yang Dibatasi untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

    8 Platform Digital yang Dibatasi untuk Anak di Bawah Usia 16 Tahun Mulai 28 Maret

    Komdigi Resmi Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

    Komdigi Resmi Batasi Akses Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Home Tren Lingkungan

TPA Cikolotok: Menghitung Mundur Umur “Gunung” Sampah Purwakarta yang Penuh Drama

Raka Purnama by Raka Purnama
5 Februari 2026
in Lingkungan
TPA Cikolotok

TPA Cikolotok, Ds. Margasari, Purwakarta - Dok. Intiporia

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Linkedin

Bagi warga Purwakarta, TPA Cikolotok itu ibarat pahlawan tanpa tanda jasa sekaligus beban pikiran yang sulit dihindari. Terletak di Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan, lahan seluas 10 hektare ini adalah tujuan akhir dari segala sisa konsumsi kita: dari bungkus seblak sampai kenangan mantan yang dibuang ke tempat sampah. Tapi, kalau kita bedah lebih dalam, kondisi Cikolotok saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ia sedang mengalami krisis identitas sekaligus krisis kapasitas.

Dulu, sekitar tahun 2016, kita sempat diberi mimpi indah oleh Bupati saat itu, Dedi Mulyadi. Cikolotok rencananya mau disulap jadi tempat wisata edukasi. Bayangkan, piknik sambil belajar sampah. Estetik, bukan? Tapi namanya juga rencana, kadang lebih indah di atas kertas daripada di lapangan. Tahun 2018, pemerintah memprediksi TPA ini bakal kuat menampung beban hidup—eh, beban sampah—sampai 15 tahun ke depan. Tapi faktanya, per Juli 2025 kemarin, napas Cikolotok tinggal sisa 40 persen lagi.

BACA JUGA

Berkenalan dengan Virus Nipah: Si “Sepupu” Jauh yang Lebih Galak dari COVID-19

Longsor Pasirlangu Bandung Barat: 41 Korban Teridentifikasi, Operasi SAR Terus Berlanjut

Masalahnya bukan cuma soal lahan yang makin penuh sesak oleh kiriman 150 ton sampah setiap harinya. Urusan administrasinya pun nggak kalah ajaib. Bayangkan, saat Kementerian Lingkungan Hidup menanyakan dokumen UPL/KL (dokumen lingkungan yang krusial itu), jawabannya bikin kita elus dada: dokumennya hilang entah ke mana.

Ibarat mau daftar kerja tapi ijazah aslinya ketinggalan di warung kopi. Kabid Tata Lingkungan Hidup, Mugti Rosadi, sampai mengonfirmasi kalau dokumen itu raib saat masa transisi dinas tahun 2014. Akibatnya? Bantuan perluasan dari pusat jadi tersendat. Sebuah ironi birokrasi yang bikin kita cuma bisa bilang, “Kok bisa?”

Di balik hilangnya dokumen dan menggunungnya sampah, ada warga setempat yang setiap hari harus mencium aroma “khas” dan menanggung keresahan lingkungan. Suara mereka seringkali terselip di antara deru truk sampah yang lewat. Mereka tidak butuh janji wisata edukasi; mereka butuh jaminan kalau lingkungan mereka tetap sehat untuk ditinggali.

Untungnya, Pemkab Purwakarta nggak tinggal diam (atau setidaknya, mencoba untuk nggak diam). Lewat Perbup Nomor 28 Tahun 2025, muncul sebuah road map baru. Targetnya ambisius: kurangi sampah 30% dan tangani 70%. Polanya digeser, jangan semua-semua dibuang ke Cikolotok. Kalau bisa, sampah selesai di tingkat rumah tangga atau di TPS3R lewat sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Tujuannya mulia, supaya yang sampai ke Cikolotok itu cuma “ampasnya” alias residu saja, bukan sampah yang masih bisa diolah.

Pada akhirnya, Cikolotok bukan sekadar soal galian tanah dan bau menyengat. Ia adalah cermin betapa gagapnya kita mengelola sisa gaya hidup kita sendiri. Pemerintah harus serius membenahi administrasi dan infrastruktur seperti incinerator atau controlled landfill, sementara kita sebagai penyumbang sampah harus mulai sadar diri. Kalau tidak, sepuluh tahun lagi Cikolotok bukan lagi jadi tempat pemrosesan akhir, tapi monumen kegagalan kita dalam bertetangga dengan lingkungan.

Jangan sampai nunggu “gunung” itu meletus baru kita sibuk cari dokumen yang hilang.

Tags: Lingkungan HidupPurwakartaTPA Cikolotok
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.

Related Posts

Virus Nipah
Lingkungan

Berkenalan dengan Virus Nipah: Si “Sepupu” Jauh yang Lebih Galak dari COVID-19

2 Februari 2026
Hari Keenam Operasi SAR di KBB, Sebanyak 41 Korban Meninggal Teridentifikasi - Dok. Humas Jabar
Sekilas

Longsor Pasirlangu Bandung Barat: 41 Korban Teridentifikasi, Operasi SAR Terus Berlanjut

31 Januari 2026
TAMBANG
Sekilas

Gubernur Jabar Berlakukan Moratorium Perumahan dan Tertibkan Tambang Liar

23 Januari 2026
Pembuatan paritan untuk mengetahui keberadaan sesar di bawah permukaan (Dok. BRIN 2024)
Lingkungan

Mengenal Sesar Baribis-Kendeng: Jalur Patahan Aktif yang Melintasi Jantung Pulau Jawa

22 Januari 2026
Audiensi Warga Margasari Ungkap Dampak Serius TPA Cikolotok
Sekilas

Gerah Selama 20 Tahun, Warga Margasari “Gedor” DPRD Purwakarta Soal Dampak TPA Cikolotok

9 Januari 2026
TPA Cikolotok Purwakarta
Lingkungan

TPA Cikolotok, Gunung Sampah yang Sempat Diwacanakan Jadi Tempat Wisata

9 Desember 2025
Next Post
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut, Pengungsi Terus Berkurang dan Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih

Strategi Hunian Sementara Efektif Tekan Angka Pengungsian Pascabencana di Sumatera

  • Kampung KDM

    7 Daya Tarik Kampung KDM di Pasir Cabe Purwakarta, Hunian Nyunda yang Estetik!

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Menkeu Purbaya Soroti Hutang Whoosh: “kalau pakai APBN dulu agak lucu”

    654 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Reshuffle Kabinet Merah Putih: Ini 54 Daftar Kabinet Prabowo

    655 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Presiden Prabowo Subianto Tekankan Pentingnya Independensi Ilmiah di KSTI 2025

    654 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Presiden Prabowo Luncurkan Logo dan Tema HUT ke-80 Kemerdekaan RI

    653 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Creative Intiporia
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Creative Intiporia
  • Hubungi Kami

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan