Kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wakil Gubernur Erwan Setiawan mencatatkan rapor positif dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
Berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh lembaga Indikator, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat di sektor infrastruktur kini berada di atas 80 persen.
Temuan ini diperoleh melalui survei yang dilakukan pada 30 Januari hingga 8 Februari 2026 terhadap 800 responden yang tersebar di desa-desa di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Pendiri sekaligus peneliti utama Indikator, Prof. Burhanudin Muhtadi, menjelaskan bahwa evaluasi warga menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dibandingkan data pada Mei 2024. Peningkatan kualitas serta kuantitas jalan dan jembatan menjadi salah satu poin yang paling diapresiasi, di mana masing-masing mencatatkan angka kepuasan kumulatif yang sangat signifikan.

“Dalam penyelenggaraan urusan wajib pemerintah, evaluasi warga semakin positif dalam setiap bentuk. Terutama dalam peningkatan jumlah dan kualitas infrastruktur penghubung, penilaian positifnya meningkat 10 hingga 11 persen,” ujar Burhanudin pada Senin, 16 Februari 2026.
Selain akses jalan, apresiasi publik juga menyasar pada sektor energi dan konektivitas digital. Program penyediaan jaringan listrik mencatatkan tingkat kepuasan gabungan mencapai 91,9 persen, disusul oleh penyediaan jaringan komunikasi yang mendapatkan penilaian positif sebesar 89,5 persen dari responden.
Di sektor penunjang pangan, pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi yang dilakukan dalam setahun terakhir juga dinilai memuaskan oleh mayoritas masyarakat dengan total presentase kepuasan mencapai 75,6 persen.
Tingginya angka-angka ini mencerminkan persepsi positif publik terhadap realisasi program strategis Pemprov Jawa Barat dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

















