• Tentang Kami
  • Layanan Iklan
  • Hubungi Kami
Selasa, 24 Februari 2026
Intiporia
Kirim Artikel
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Pasar Rebo Purwakarta Kebakaran - dok. pribadi

    Pasar Rebo Purwakarta Diamuk Si Jago Merah, Api Diduga Muncul Sejak Dini Hari

    Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia – Amerika Serikat (Dok. Setneg)

    4 Alasan di Balik Diplomasi Indonesia-AS

    Presiden Prabowo memberikan keterangannya kepada wartawan di Washington DC, Amerika Serikat, pada Sabtu, 21 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

    Prabowo Sebut Perundingan Dagang RI–AS Saling Menguntungkan

    Sahur

    Sahur Anti-Zonk: Biar Nggak Cuma Kenyang di Awal, Tapi Lemes di Tengah Jalan

    Toraja

    Buntut Materi Adat Toraja, Bareskrim Polri Periksa Admin YouTube Pandji Pragiwaksono

    Al-Khwarizmi

    Al-Khwarizmi: Arsitek Digital dan Bapak Aljabar Modern

    Atlet Muda Pencak Silat, Nazya Dianra Pirgiyana - Dok. Pribadi

    Kisah Nazya, Atlet Muda yang Menjaga Asa Pencak Silat Prestasi hingga Tingkat Nasional

    Teknologi Muslim, Islam

    Teknologi dari Perspektif Islam: Mengintegrasikan Inovasi dengan Nilai Ilahi

    Silaturahmi Politik, NasDem dan PKS Purwakarta Bangun Chemistry Menuju Peradaban Politik Baru - Dok. Anggraena

    Silaturahmi Politik, NasDem dan PKS Purwakarta Bangun Chemistry Menuju Peradaban Politik Baru

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
No Result
View All Result
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
    • All
    • Budaya
    • Dunia
    • Film
    • Kampus
    • Lingkungan
    • Lokal
    • Musik
    • Muslim
    • Olahraga
    • Opini
    • Peristiwa
    • Politik
    • Selebritas
    • Teknologi
    • Wisata
    Pasar Rebo Purwakarta Kebakaran - dok. pribadi

    Pasar Rebo Purwakarta Diamuk Si Jago Merah, Api Diduga Muncul Sejak Dini Hari

    Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia – Amerika Serikat (Dok. Setneg)

    4 Alasan di Balik Diplomasi Indonesia-AS

    Presiden Prabowo memberikan keterangannya kepada wartawan di Washington DC, Amerika Serikat, pada Sabtu, 21 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

    Prabowo Sebut Perundingan Dagang RI–AS Saling Menguntungkan

    Sahur

    Sahur Anti-Zonk: Biar Nggak Cuma Kenyang di Awal, Tapi Lemes di Tengah Jalan

    Toraja

    Buntut Materi Adat Toraja, Bareskrim Polri Periksa Admin YouTube Pandji Pragiwaksono

    Al-Khwarizmi

    Al-Khwarizmi: Arsitek Digital dan Bapak Aljabar Modern

    Atlet Muda Pencak Silat, Nazya Dianra Pirgiyana - Dok. Pribadi

    Kisah Nazya, Atlet Muda yang Menjaga Asa Pencak Silat Prestasi hingga Tingkat Nasional

    Teknologi Muslim, Islam

    Teknologi dari Perspektif Islam: Mengintegrasikan Inovasi dengan Nilai Ilahi

    Silaturahmi Politik, NasDem dan PKS Purwakarta Bangun Chemistry Menuju Peradaban Politik Baru - Dok. Anggraena

    Silaturahmi Politik, NasDem dan PKS Purwakarta Bangun Chemistry Menuju Peradaban Politik Baru

  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Intiporia
  • Sekilas
  • Tren
  • Have Fun!
  • Esai
  • Belajar
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
Home Sekilas

4 Alasan di Balik Diplomasi Indonesia-AS

Raka Purnama by Raka Purnama
23 Februari 2026
in Sekilas, Politik
Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia – Amerika Serikat (Dok. Setneg)

Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia – Amerika Serikat (Dok. Setneg)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Linkedin

Pemerintah Indonesia secara resmi memaparkan alasan strategis di balik langkah diplomasi intensif yang berujung pada penandatanganan perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat (AS).

Di tengah dinamika hukum pascaputusan Supreme Court AS, Indonesia menegaskan bahwa kesepakatan bilateral ini memiliki pijakan yang sangat kuat.

BACA JUGA

Pasar Rebo Purwakarta Diamuk Si Jago Merah, Api Diduga Muncul Sejak Dini Hari

Prabowo Sebut Perundingan Dagang RI–AS Saling Menguntungkan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa perundingan ini bukan sekadar urusan angka, melainkan langkah penyelamatan ekonomi nasional.

Terkait putusan terbaru dari Supreme Court Amerika Serikat mengenai kebijakan tarif global, Menko Airlangga memastikan bahwa perjanjian bilateral antara Indonesia dan AS tetap berjalan sesuai mekanisme yang ada.

“Bagi Indonesia yang sudah menandatangani perjanjian, ini namanya perjanjian antar dua negara, ini masih tetap berproses karena ini diminta dalam perjanjian adalah untuk berlakunya dalam periode 60 hari sesudah ditandatangani dan masing-masing pihak berkonsultasi dengan institusi yang diperlukan. Artinya, dalam tanda petik mungkin Amerika juga perlu berbicara dengan Kongres atau Senat sedangkan Indonesia kan dengan DPR,” jelas Menko Airlangga di Washington DC, Sabtu, 21 Februari 2026.

Pemerintah Indonesia juga memberikan perhatian khusus pada skema tarif 0% yang telah disepakati untuk beberapa komoditas agrikultur serta rantai pasok industri seperti elektronik, CPO, dan tekstil.

“Alhamdulillah, kemarin Indonesia sudah menandatangani perjanjian dan yang diminta oleh Indonesia adalah kalau yang lain semua berlaku 10 persen, tetapi yang sudah diberikan 0 persen itu kita minta tetap,” tambah Airlangga.

Saat ini, pemerintah tengah memantau masa transisi 60 hari ke depan untuk melihat keputusan lanjutan dari otoritas Amerika Serikat.

Menko Perekonomian menegaskan bahwa posisi Indonesia sangat strategis karena adanya perbedaan kebijakan antara negara yang telah menandatangani perjanjian dengan yang belum.

Meskipun terdapat kebijakan tarif 10% yang berlaku sementara selama 150 hari, pemerintah menilai kondisi tersebut jauh lebih baik dibandingkan posisi tarif sebelumnya.

Dasar Diplomasi Perundingan dan Kesepakatan Indonesia-AS

Dilansir dari keterangan resmi pemerintah Indonesia melalui Setneg, berikut adalah 4 landasan utama yang mendasari keputusan Pemerintah Indonesia:

  • Respons Terhadap Kebijakan Unilateral AS: Langkah ini diambil untuk menyikapi penetapan tarif resiprokal sebesar 32% oleh AS pada 2 April 2025, yang dipicu oleh defisit perdagangan AS sebesar 19,3 miliar dolar AS dari Indonesia (Data 2024).

  • Perlindungan Sektor Padat Karya: Pemerintah berkomitmen menjaga kelangsungan hidup sekitar 4-5 juta pekerja langsung di sektor industri padat karya yang paling rentan terdampak oleh kenaikan tarif tersebut.

  • Prioritas Jalur Diplomasi: Indonesia memilih meja negosiasi intensif dibandingkan melakukan aksi retaliasi (balasan) yang dinilai berisiko memberikan dampak lebih buruk bagi stabilitas ekonomi nasional.

  • Capaian Strategis Perjanjian ART: Keberhasilan menurunkan tarif menjadi 19% dan mengamankan pengecualian tarif bagi produk unggulan seperti minyak kelapa sawit, kakao, kopi, karet, dan tekstil melalui Perjanjian ART yang diteken pada 19 Februari 2026.

Tags: ASDagangDiplomasiIndonesiaKesepakatanPerundinganTarif
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.

Related Posts

Pasar Rebo Purwakarta Kebakaran - dok. pribadi
Sekilas

Pasar Rebo Purwakarta Diamuk Si Jago Merah, Api Diduga Muncul Sejak Dini Hari

24 Februari 2026
Presiden Prabowo memberikan keterangannya kepada wartawan di Washington DC, Amerika Serikat, pada Sabtu, 21 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo
Sekilas

Prabowo Sebut Perundingan Dagang RI–AS Saling Menguntungkan

23 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sekilas

Kepuasan Publik terhadap Infrastruktur Jabar Era Dedi Mulyadi Tembus 80 Persen

20 Februari 2026
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) senilai 38,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat dalam sesi roundtable Business Summit yang diselenggarakan oleh US-ASEAN Business Council (US-ABC) di Gedung U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu, 18 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo
Sekilas

Prabowo Hadiri Business Summit, Saksikan Penandatanganan 11 MoU Senilai 38,4 Miliar Dolar di Washington DC

20 Februari 2026
Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Reskrim Umum Polda Papua dan Reskrim Polres Boven Digoel melaksanakan olah tempat kejadian perkara di Bandara Korowai Batu, Jumat (13/2/2026).(KOMPAS.com/Doc. Humas Operasi Damai Cartenz)
Sekilas

Imbas Penembakan Pesawat, Kemenhub Bekukan Sementara 11 Bandara Perintis di Papua

16 Februari 2026
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah penerima di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo
Sekilas

Prabowo Beri Penghargaan Tertinggi bagi Penggerak SPPG Polri

15 Februari 2026
Next Post
Pasar Rebo Purwakarta Kebakaran - dok. pribadi

Pasar Rebo Purwakarta Diamuk Si Jago Merah, Api Diduga Muncul Sejak Dini Hari

  • Kontingen Pramuka (Praksa) SMPN 3 Sukatan - Dok. Pribadi

    Pramuka SMPN 3 Sukatani Borong 7 Trofi di Ajang ALGA VIII Se-Jawa Barat

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • 10 Website Gratis untuk Download Jurnal Ilmiah

    987 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Yapping, Sleepcall, dan Intimasi: Sebuah Manifesto Cinta Ala Gen Z

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Rangkap Jabatan Mewabah: Dari Pejabat hingga Pimpinan Serikat Duduki Kursi Empuk BUMN

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Simak! Panduan Lengkap Daftar BPJS untuk Mahasiswa

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Creative Intiporia
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Kirim Artikel
  • Creative Intiporia
  • Hubungi Kami

© 2025 All Right Reserved Intiporia - Intip Dunia yang Menyenangkan